REVIEW
BUKU PERTANYAAN ANAK SEPUTAR KEIMANAN (BAGIAN 1)
Judul Lengkap :
Pertanyaan Anak Seputar Keimanan: Panduan Praktis Menjawab dan Menanamkan
Keimanan pada Anak
Judul Asli : As’ilatil Athfalil Imaniyah
Penulis : Abdullah Hamad ar-Rakaf
Penerjemah : Faris Jihady
Penerbit : Gema Insani
Tahun Terbit : 2020
Satu lagi buku
dari Gema Insani yang patut diperhitungkan tentang pendidikan dan parenting
terbit di akhir tahun 2020: Pertanyaan Anak Seputar Keimanan. Buku yang terdiri
dari hanya sekitar 150 halaman ini merupakan buku yang relatif ‘tipis’ untuk
buku parenting sejenis.
Ditulis oleh
seorang penulis dan cendekiawan Arab Saudi di bidang aqidah dan pemikiran Islam
di Universitas Ummul Qura yang peduli pada isu pendidikan iman bagi anak, buku
ini mungkin terasa akan begitu berat dan sangat akademik bagi saya yang
sehari-hari berkutat di rumah sebagai ibu rumah tangga. Benar saja, ketika
membaca bagian 1 dari buku ini yang bertajuk Tarbiyah Imaniyah, saya relatif
mengantuk karena saya seperti membaca sebuah diktat kuliah tentang pendidikan
iman. Dimulai dengan tajuk sejenis definisi, urgensi, karakteristik, hingga
sarana pendidikan iman yang dipaparkan secara teoritis dan menggunakan dalil
shahih membuat buku ini terasa sangat berat dan belum menyentuh ranah practical seperti yang diiming-imingkan
oleh judulnya yang mengangkat istilah ‘petunjuk praktis’.
Alhamdulillah,
anehnya, hati saya tetap mantap untuk lanjut membacanya. Alhasil, saya pun
menemukan apa yang saya ekspektasikan melalui buku ini di bagian-bagian
selanjutnya. Ya, berbeda dari bagian
1, bagian 2 hingga bagian 4 buku ini terasa sangat aplikatif dan sangat practical buat saya.
Bagian 2
bertajuk Pilar-Pilar Pendidikan Iman yang berisi tentang penjelasan mendasar
dan konseptual tentang pilar-pilar keimanan yang tertuang dalam rukun iman, lengkap dengan petunjuk teknis menjelaskan
setiap pilarnya kepada anak. Hal ini sangat membantu saya untuk memahami konsep
dengan benar, sekaligus menambah perbendaharaan kata saya seputar pilar-pilar
keimanan untuk menyampaikan pada anak. Hal lain yang saya suka juga ialah step by step petunjuk teknis tentang penjelasan
setiap pilar terasa sangat humanis dan memahami perkembangan akal serta
psikologis anak. MasyaAllah, saya jadi membayangkan bagaimana jika dahulu saya
dikenalkan rukun iman dengan dialog seperti pada buku ini?! Begitu indah dan
mendalam terasa rukun iman itu, lebih dari sekedar hafalan wajib bagi anak
muslim.
Comments
Post a Comment